Metode Hafal Al-Qur’an

Sebelum anda lanjutkan untuk membaca artikel ini saya sarankan anda menuju blog saya yang lain untuk membaca artikel yang sama dengan yang ini, karena blog ini hanya sesekali saja di update dan blog http://olysus.com lebih up to date sehingga anda bisa mendapatkan info lainnya di sana selain yang ini. Silakan langsung menuju ke TKP. KLIK SAJA DI SINI !

Untuk membaca artikel yang sama di http://olysus.com silakan KLIK DI SINI!

—————————————————————-

Sejak seminggu yang lalu telah di mulai program belajar untuk muroja’ah dan menambah hafalan Al-Quran di “Ma’had Tahfiidhzul Qur’an wa Tahsiinuhu” yang berlokasi di Masjid Sabiilun Najaah MKGR Batu Aji, Batam yang berlokasi sama dengan SD Islam Terpadu Fajar Ilahi dan LBAIS (Lembaga Bahasa Arab dan Ilmu Islam). Di program ini ada dua pembelajaran yaitu program Tahfidz untuk menambah hafalan Al-Quran dan Tahsin untuk memperbaiki bacaan Al-Quran dari sisi Tajwid. Tahfidz yang dilaksanakan 2 hari dalam seminggu yaitu hari Senin dan Jum’at. Sedang Tahsin 3 kali dalam seminggu. Jadi bagi yang mau ikutan coba saja mendaftar kesana atau ikut angkatan selanjutnya nanti, Insya Allah.

Yah, menghafal Al-Quran memang butuh ketekunan rupanya, dan sisi yang saya rasakan paling berat adalah menjaga apa yang sudah kita hafal dari Ayat-ayat Al-Quran bila dibandingkan sisi menghafalnya. Mungkin salah satu faktornya adalah umur kita yang sudah udzur (alasan klasik he..he.) Dan juga karena berbagai kemaksiatan yang mewarnai kehidupan kita yang sulit untuk di hilangkan. Mari kita berdoa semoga kita diberikan kemampuan untuk menghindarkan dan menepis godaan kemaksiatan, Amiin.

AL-Quran bagi umat Islam adalah cahaya dan petunjuk hidup artinya Al-qur’an bukan sekedar hanya kita tilawah saja melainkan harus kita pahami maknanya dan juga kita amalkan dalam kehidupan. Akan tetapi sebagai umat Islam sudahkah kita memberikan “perhatian” yang sudah pantas untuk AL-Qur’an? Sebagai Instropeksi bagi kita semua mari kita renungkan hal-hal berikut :

1. Berapa ayat atau surat yang kita baca tiap hari ?

2. Berapa waktu yang kita sisakan bagi Al-Qur’an untuk kita tadabburi?

3. Di usia kita sekarang ini sudah berapa surat Al-Quran yang kita hafal? apakah total sudah ada 5%,10%? Ingat ini adalah kitab suci kita?

4. Diantara surat yang kita hafal, apakah ada yang sudah kita pahami betul maknanya?

5. Berapa bagiankah dari Al-Qur’an yang sudah mampu kita amalkan dengan baik?

Beberapa waktu yang lalu saya pernah ada perlu ke perumahan Cendana Batam center saya mengantar istri kerumah teman, iseng saya memperhatikan anak-anak di masjid Yayasan Anshorus Sunnah yang sedang menghafal Al-Quran sendiri-sendiri sesuai hafalan masing-masing di berbagai penjuru masjid. Karena penasaran saya mendekat dan melihat. Masya Allah…..!! Anak anak yang umumnya umurnya antara 5-10 tahun(setingkat SD) saya lihat mereka membuka Al-Quran sudah di tengah-tengah Mushaf !! Saya akhirnya mendapat info bahwa di antara mereka pun sudah ada yang menghafal hingga 30 juz, Subhanallah…! Saya jadi malu dengan diri ini sudah seumur ini bahkan sudah punya anak tapi di mana posisi saya dalam hal ini bila dibandingkan dengan mereka.

Saya jadi timbul lagi semangat buat belajar dengan melihat semua itu, semoga saja tidak terlalu terlambat untuk memulai lagi dan semoga diberi keistiqomahan. Amiin.

Sebagai catatan bagi diri saya sendiri dan juga buat kita bersama maka berikut ada satu artikel tentang metode menghafal Al-Quran yang semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiin.

Tapi ‘afwan jiddan saya lupa sumbernya dari mana…

Note : Salah satu tips yang mungkin berguna adalah salah satunya dengan rajin mendengarkan murottal Al-Quran dari Aimmatul masajid yang banyak beredar yang insya Allah bagus semua bacaannya, dengan mendengar Setiap hari insya Allah lama kelamaan kita sedikit banyak akan ingat bunyi dan lafadznya Sehingga akan mempermudah bagi kita dalam menghafalnya. Tinggal membetulkan dan meyakinkan dengan sambil melihat Mushaf.

Salam

Aburifqi

===========================================

Oleh : Ummu Abdillah & Ummu Maryam

Sebagai seorang mukmin, kita tentunya berkeinginan untuk dapat menghafal Al-Quran dan setiap kita pasti memimpikan agar dapat melahirkan anak-anak yang hafal Al-Quran (hafidz/hafidzah). Berikut ini ada beberapa cara/kaidah dasar untuk memudahkan menghafal, di antaranya:

1. Mengikhlaskan niat hanya untuk Allah Azza wa Jalla.

Memperbaiki tujuan dan bersungguh-sungguh menghafal Al-Quran hanya karena Allah Subhanahu wa Ta`ala serta untuk mendapatkan syurga dan keridhaan-Nya. Tidak ada pahala bagi siapa saja yang membaca Al-Quran dan menghafalnya karena tujuan keduniaan, karena riya atau sumah (ingin didengar orang), dan perbuatan seperti ini jelas menjerumuskan pelakunya kepada dosa.

2. Dorongan dari diri sendiri, bukan karena terpaksa.

Ini adalah asas bagi setiap orang yang berusaha untuk menghafal Al-Quran. Sesungguhnya siapa yang mencari kelezatan dan kebahagiaan ketika membaca Al-Quran maka dia akan mendapatkannya.

3. Membenarkan ucapan dan bacaan.

Hal ini tidak akan tercapai kecuali dengan mendengarkan dari orang yang baik bacaan Al-Qurannya atau dari orang yang hafal Al-Quran. Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam sendiri mengambil/belajar Al-Quran dari Jibril alaihis salam secara lisan. Setahun sekali pada bulan Ramadhan secara rutin Jibril alaihis salam menemui beliau untuk murajaah hafalan beliau. Pada tahun Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam diwafatkan, Jibril menemui beliau sampai dua kali.
Para shahabat radliallahu `anhum juga belajar Al-Quran dari Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam secara lisan demikian pula generasi-generasi terbaik setelah mereka. Pada masa sekarang dapat dibantu dengan mendengarkan kaset-kaset murattal yang dibaca oleh qari yang baik dan bagus bacaannya. Wajib bagi penghafal Al-Quran untuk tidak menyandarkan kepada dirinya sendiri dalam hal bacaan Al-Quran dan tajwidnya.

4. Membuat target hafalan setiap hari.

Misalnya menargetkan sepuluh ayat setiap hari atau satu halaman, satu hizb, seperempat hizb atau bisa ditambah/dikurangi dari target tersebut sesuai dengan kemampuan. Yang jelas target yang telah ditetapkan sebisa mungkin untuk dipenuhi.

5. Membaguskan hafalan.

Tidak boleh beralih hafalan sebelum mendapat hafalan yang sempurna. Hal ini dimaksudkan untuk memantapkan hafalan di hati. Dan yang demikian dapat dibantu dengan mempraktekkannya dalam setiap kesibukan sepanjang siang dan malam.

6. Menghafal dengan satu mushaf.

Hal ini dikarenakan manusia dapat menghafal dengan melihat sebagaimana bisa menghafal dengan mendengar. Dengan membaca/melihat akan terbekas dalam hati bentuk-bentuk ayat dan tempat-tempatnya dalam mushaf. Bila orang yang menghafal Al-Quran itu merubah/mengganti mushaf yang biasa ia menghafal dengannya maka hafalannya pun akan berbeda-beda pula dan ini akan mempersulit dirinya.

7. Memahami adalah salah satu jalan untuk menghafal.

Di antara hal-hal yang paling besar/dominan yang dapat membantu untuk menghafal Al-Quran adalah dengan memahami ayat-ayat yang dihafalkan dan juga mengenal segi-segi keterkaitan antara ayat yang satu dengan ayat yang lainnya.Oleh sebab itu seharusnyalah bagi penghafal Al-Quran untuk membaca tafsir dari ayat-ayat yang dihafalnya, untuk mendapatkan keterangan tentang kata-kata yang asing atau untuk mengetahui sebab turunnya ayat atau memahami makna yang sulit atau untuk mengenal hukum yang khusus.
Ada beberapa kitab tafsir yang ringkas yang dapat ditelaah oleh pemula seperti kitab Zubdatut Tafsir oleh Asy-Syaikh Muhammad Sulaiman Al-Asyqar.
Setelah memiliki kemampuan yang cukup, untuk meluaskan pemahaman dapat menelaah kitab-kitab tafsir yang berisi penjelasan yang panjang seperti Tafsir Ibnu Katsier, Tafsir Ath-Thabari, Tafsir As-Sadi dan Adhwaaul Bayaan oleh Asy-Syanqithi.wajib pula menghadirkan hatinya pada saat membaca Al-Quran.

8. Tidak pindah ke surat lain sebelum hafal benar surat yang sedang dihafalkan.

Setelah sempurna satu surat dihafalkan, tidak sepantasnya berpindah ke surat lain kecuali setelah benar-benar sempurna hafalannya dan telah kokoh dalam dada.

9. Selalu memperdengarkan hafalan (disimak oleh orang lain).

Orang yang menghafal Al-Quran tidak sepantasnya menyandarkan hafalannya kepada dirinya sendiri. Tetapi wajib atasnya untuk memperdengarkan kepada seorang hafidz atau mencocokkannya dengan mushaf. Hal ini dimaksudkan untuk mengingatkan kesalahan dalam ucapan, atau syakal ataupun lupa.
Banyak sekali orang yang menghafal dengan hanya bersandar pada dirinya sendiri, sehingga terkadang ada yang salah/keliru dalam hafalannya tetapi tidak ada yang memperingatkan kesalahan tersebut.

10. Selalu menjaga hafalan dengan murajaah.

Bersabda Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam :

Jagalah benar-benar Al-Quran ini, demi Yang jiwaku berada di Tangan-Nya, Al-Quran lebih cepat terlepas daripada onta yang terikat dari ikatannya.”

Maka seorang yang menghafal Al-Quran bila membiarkan hafalannya sebentar saja niscaya ia akan terlupakan. Oleh karena itu hendak hafalan Al-Quran terus diulang setiap harinya. Bila ternyata hafalan yang ada hilang dalam dada tidak sepantasnya mengatakan: “Aku lupa ayat (surat) ini atau ayat (surat) itu.” Akan tetapi hendaklah mengatakan: “Aku dilupakan,” karena Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam telah bersabda: (..arab..)

11. Bersungguh-sungguh dan memperhatikan ayat yang serupa.

Khususnya yang serupa/hampir serupa dalam lafadz, maka wajib untuk memperhatikannya agar dapat hafal dengan baik dan tidak tercampur dengan surat lain.

12. Mencatat ayat-ayat yang dibaca/dihafal.

Ada baiknya penghafal Al-Quran menulis ayat-ayat yang sedang dibaca/dihafalkannya, sehingga hafalannya tidak hanya di dada dan di lisan tetapi ia juga dapat menuliskannya dalam bentuk tulisan.
Berapa banyak penghafal Al-Quran yang dijumpai, mereka terkadang hafal satu atau beberapa surat dari Al-Quran tetapi giliran diminta untuk menuliskan hafalan tersebut mereka tidak bisa atau banyak kesalahan dalam penulisannya.

13. Memperhatikan usia yang baik untuk menghafal.

Usia yang baik untuk menghafal kira-kira dari umur 5 tahun sampai 25 tahun. Wallahu alam dalam batasan usia tersebut. Namun yang jelas menghafal di usia muda adalah lebih mudah dan lebih baik daripada menghafal di usia tua.
Pepatah mengatakan:

Menghafal di waktu kecil seperti mengukir di atas batu, menghafal di waktu tua seperti mengukir di atas air.

HAL-HAL YANG DAPAT MENGHALANGI HAFALAN

Setelah kita mengetahui beberapa kaidah dasar untuk menghafal Al-Quran maka sudah sepantasnya bagi kita untuk mengetahui beberapa hal yang menghalangi dan menyulitkan hafalan agar kita dapat waspada dari penghalang-penghalang tersebut.

Di antaranya:

1. Banyaknya dosa dan maksiat.

Sesungguhnya dosa dan maksiat akan melupakan hamba terhadap Al-Quran dan terhadap dirinya sendiri. Hatinya akan buta dari dzikrullah.

2. Tidak adanya upaya untuk menjaga hafalan dan mengulangnya secara terus-menerus.

Tidak memperdengarkan (meminta orang lain untuk menyimak) dari apa-apa yang dihafal dari Al-Quran kepada orang lain. 3. Perhatian yang berlebihan terhadap urusan dunia yang menjadikan hatinya tergantung dengannya dan selanjutnya tidak mampu untuk menghafal dengan mudah.

4. Berambisi menghafal ayat-ayat yang banyak dalam waktu yang singkat dan pindah hafalan lain sebelum kokohnya hafalan yang lama.

Kita mohon pada Allah Subhanahu wa Ta`ala semoga Dia mengkaruniakan dan memudahkan kita untuk menghafal kitab-Nya, mengamalkannya serta dapat membacanya di tengah malam dan di tepi siang. Wallahu alam bishawwab.

(Ummu Abdillah & Ummu Maryam, dinukil dari kutaib: “Kaifa Tataatstsar bil Quran wa Kaifa Tahfadzuhu?” oleh Abi Abdirrahman)

About these ads

14 Tanggapan

  1. ada masalah ketika hari ini saya pengin banget menghafal al-quran
    1.motifasi saya karena tidak ingin saya kalah dengan wanita idaman saya karena dia juga sedang menghafal al-quran
    2.berapa waktu minimal yang bisa dilakukan seseorang untuk hafal al-quran sampai tiga puluh juz
    3.mohon kirimi saya alquran yang mudah untuk menhafal, karena saya sulit mendapatkan alkquran itu di pasar daerah saya,
    4. jika admin bersedia mengirimkan alquran buat saya, alamat saya ada di : desa bendosewu rt03/01 talun Blitar jawa timur 66183

  2. Akhi rahimanillahu wa iyyaakum.
    Ada iri tentang sesuatu kepada manusia lain yang diperbolehkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallama yaitu :
    Dari Ibnu Umar r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, “Tidak boleh seseorang iri terhadap orang lain kecuali dalam dua hal yaitu seseorang yang diberi pengertian Al Qur’an lalu ia mempergunakannya sebagai pedoman amalnya siang-malam dan seseorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta lalu ia membelanjakannya siang-malam untuk segala amal kebaikan.”
    ( HR.Bukhari – Muslim )
    Ada juga sifat cemburu atau iri yang diperbolehkan dalam Islam…yaitu bila kita iri terhadap kelebihan orang lain terutama dalam ibadah dan kita melakukan usaha untuk bisa mencapai yang sama seperti orang itu…

    Diberikan contoh bila ada orang yang punya kekayaan melimpah dan kemudian orang itu menggunakan kekayaannya untuk kemaslahatan ummat, kita boleh merasa iri terhadap orang itu…tetapi dengan cara melakukan usaha dengan bersungguh-sungguh untuk mendapatkan kekayaan dengan cara yang halal dan tidak lupa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kesempatan yang sama untuk menggunakan kekayaan di jalan Allah….

    Juga diberikan contoh yang lain yaitu apabila ada seorang muslim yang ibadahnya rajin, shalat sunnahnya dikerjakan, dan juga ibadah2 lainnya…kita juga malah selayaknya cemburu atau iri…dan kemudian berusaha untuk melakukan hal yang sama bahkan berusaha untuk lebih….
    Namun jika kita melakukan amal ibadah karena manusia misalnya agar tidak dianggap kalah atau agar di puji calon idaman kita maka tentu yang ini perlu di hindari akhi.
    Tapi dalam hal seperti ini yang perlu di hindari adalah jangan sampai malah kita jadi tidak mau menghafal Al-Quran karena takut riya atau takut salah niat. Tapi teruskan sambil kita berusaha untuk menghilangkan kotoran yang mengganggu keikhlasan kita dalam menghafal Al-Quran.
    Waktu minimal untuk menghafal Al-Quran sampa 30 juz tentu berbeda-beda bagi setiap orang tergantung daya hafal, semangat dan ketekunan, lingkungan, adanya gangguan dan lain-lain. Tapi ada juga mungkin orang yang mampu menghafal dalam 2-3 tahun mungkin didukung lingkungan tahfidz dan juga bahasa arab yang di kuasai dengan baik.
    Sebenarnya kan Al-Quran sama saja isinya namun hanya penampilan dan tulisannya yang berbeda. Misalnya Al-Quran Standar Indonesia sebagiannya berbentuk tulisan tangan yang tidak standar (bukan standar huruf cetak) namun untuk Al-Quran terbitan luar misal timur tengah yang memakai Rotsm ‘Utsmani kebanyakan memakai huruf cetak (huruf ketik) jadi bentuk-bentuk huruf akan seragam sehingga memudahkan dalm tilawah dan menghafal. Tapi ‘afwan jiddan sepertinya saya belum bisa mengirim Al-Quran yang antum maksudkan karena dulu saya juga belinya di Jawa sedangkan sekarang saya tinggal di Batam. Dan saya kira kalau antum mau antum bisa cari di Kediri misal di sekitar Pesantren Lirboyo yang di situ tahfidznya memakai rotsm ‘Utsmani atau di toko-toko kitab lainnya, biasanya kalau yang kecil ada dompet plus resletingnya tapi kalau yang besar biasanya hardcover seperti biasa. Saya sendiri nggak pernah belajar di situ dan hanya tahu bahwa di situ memakai Rotsm Utsmani. Di Batam pun saya juga baru mulai belajar dan saya perkirakan malah lebih banyak hafalan antum daripada saya karena saya belum lama memulainya.
    Semoga kita di beri kemudahan untuk belajar agama ini dan dijauhkan dari ibadah yang tidak ikhlas, Amiin.

  3. Bantu saya untuk menghafal Al-Qur’an. agr jasad saya tidak di makan ulat

  4. mohon bantu ana cari metode khusus untuk tahfid yang rata-rata mereka adalah pekerja……..

  5. mohon bantu ana cari metode untuk karyawan
    ———————————————
    Akhi kebetulan ana dan sebagian kawan yang komentar di sini juga karyawan….
    Menurut ana metodenya sebenarnya sama saja hanya di sesuaikan dengan waktu yang ada pada kita masing-masing dan tergantung ketekunan masing-masing. Ana sendiri juga merasakan kesulitan dengan hafalan ana yang belum seberapa dalam hal menjaga dan juga menambahnya.
    Tapi coba yang berikut siapa tahu sesuai dengan antum :
    – Ketika anda pulang pergi dengan kendaraan dai perjalanan anda bisa sambil mengulang hafalan antum.
    – Di tempat antum kerja sembari kerja antum bisa juga mengulang-ulang
    – Kalau di dekat antum ada seorang guru tempat muraja’ah hafalan Al-Quran, ajaklah beberapa kawan untuk bersama muraja’ah kepadanya. Dengan adanya “saingan” dalam arti yang halus antum akan terpicu dan terpacu Insya Allaah

    ‘Afwan…

  6. Mau Menghafal Al Qur’an Dalam Sebulan?
    Buku TIPS AND TRIK HAFAL AL QUR’AN DALAM SEBULAN

    Apakah Anda sudah menyerah untuk menjadi seorang Hafidz atau penghafal Al Qur’an? Apakah Anda sudah menerapkan berbagai metode dan tips agar dapat menghafal Al Qur’an, akan tetapi Anda tidak juga berhasil?
    Padahal, apabila Anda hafal Al Qur’an, Anda akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah, mahkota kehormatan akan disematkan dia atas kepala Anda, Anda akan mendapatkan nikmat seperti nikmat yang dimiliki para Nabi, dan mendapatkan berbagai keutamaan lainnya.
    Melalui buku ini, Ir.Amjad Qosim coba menawarkan metode menghafal Al Qur’an dalam waktu yang singkat. Tidak tanggung-tanggung, hanya dalam waktu sebulan, Anda dapat mengahafalnya secara keseluruhan, jika Anda mau menerapkan metode yang ia tawarkan.
    Bukan cuma para santri dan mereka yang masih muda belia, yang dapat menerapkan metode ini, siapapun bisa. Karena di dalam satu bab, penulis memaparkan tiga pengalaman yang kesemuanya adalah ibu rumah tangga, yang memiliki tugas dan kewajiban untuk mengurus rumah tangga dan mendidik anak. Dengan semangat yang tinggi dan diiringi doa, akhirnya merekapun dapat menghafal Al Qur’an dalam waktu yang singkat.
    Karena begitu menarik dan pentingnya buku ini, maka kami berusaha menghadirkannya ke hadapan Anda. Semoga dengan hadirnya buku ini, kita akan terpacu lebih giat lagi untuk menghafal Al Qur’an. Selamat mengambil manfaat dari buku ini.

    DAFTAR ISI

    • Mukadimah
    • Bagaimana Mungkin Menghafal Al-Qur’an Hanya dalam Waktu Sebulan?
    • Bagaimana Cara Meningkatkan Kesungguhan dan Menguatkan Tekad untuk Mencapai Tujuan?
    • Karakteristik Orang-orang yang Memiliki Kesungguhan Tinggi (Himmah ‘Aliyah)
    Faktor-faktor yang Dapat Meningkatan Kesungguhan
    • Pengalaman Para Penghafal Al-Qur’an yang Berhasil Mengkhatamkan Hafalannya dalam Waktu Singkat
    Pengalaman Ukhti Iman
    Pengalaman Ukhti Ummu Zayid
    Pengalaman Ummu ‘Ashim
    • Perjalanan untuk Menemukan Jati Diri
    • Langkah Praktis Sebelum Memulai Hafalan
    1. Mengikhlaskan Niat
    2. Mengenali Karakteristik Akal manusia
    3. Menentukan Tujuan
    4. Mencari Motivasi yang Paling Kuat untuk Menghafal Al-Qur’an
    5. Mengatur Waktu
    6. Memilih Tempat yang Paling Tepat untuk Menghafal
    7. Mengambil Nafas Dalam-dalam
    8. Meningkatkan Konsentrasi
    9. Mengulang-ulang Hafalan
    10. Rutin Menghafal
    11. Memperhatikan Faktor Lain yang Dapat Membantu Menghafal Al-Qur’an
    • Seni Mengkonsentrasikan Pikiran
    Sebelas Hambatan Konsentrasi
    Lima Langkah untuk Mendapatkan Ketrampilan Berkonsentrasi
    • Kiat Melepaskan Diri dari Berbagai Penghalang dalam Menghafal Al-Qur’an dan Melakukan Muraja‘ah (Mengulang-ulang Hafalan)
    • Sebab-sebab yang Membuat Para Penghafal Al-Qur’an Mampu Menghafal dalam Waktu Singkat
    • Metode Menghafal Al-Qur’an
    Metode yang Efektif untuk Mempertahankan Hafalan dalam Waktu yang Lama
    Metode Lain yang Efektif untuk Melakukan Muroja’ah dan Menghafal dengan Cepat
    Syarat yang Harus Dipenuhi
    Faktor-faktor Pendukung
    • Metode Muraja‘ah Hafalan Al-Qur’an
    Kaidah dalam Melakukan Muraja‘ah
    • Doa-doa agar Dimudahkan dan Dimantapkan dalam Menghafal Al-Qur’anul Karim
    • Kata PenutupMau beli buku Hafal Al Qur’an dalam Sebulan?

    Judul Asli:
    Kaifa Tahfadzul Qur’anal Karim fisy Syahr

    Judul Edisi Bahasa Indonesia:
    Hafal Al Qur’an dalam Sebulan

    Penulis:
    Ir. Amjad Qosim

    Cetakan I:
    Sya’ban 1429 H./ Agustus 2008 M

    Penerbit:
    Qiblat Press, Solo

    Berminat?
    Hubungi:
    Azmi Yudianto
    0856 4117 4798
    islammarket@yahoo.co.id

    http://islamarket.co.cc

    harga Rp. 22.000
    —————————————————————–
    Kok jadi iklan di sini to…..tapi ya ndak papa lah..
    Cuman saya masih belum yakin bisa menghafal Al-Qur’an dalam sebulan setelah membaca buku ini….

  7. Hafal Al Quran dalam sebulan; wow, menakjubkan; kalau saya yang menulis buku itu mau mengerjakan sendiri dan menularkan kepada orang lain’wow indah sekali.Jadi penulis yang real dan memotivasi orang untuk melakukan; apakah sudah dibuktikan sendiri dan sudah diuji wow; mau juga tahu.. karena pengalaman saya menghafal surat Iqra saya butuh 6 tahun.Amin saat ini masih hafal.Jadi 1 bulan i Al Quran Wow Indah sekali.

  8. Saya sangat acungi jempol untuk metode yg bisa menghafal dalam 1 bulan, itu berarti dalam 1 hari bisa hafal 1 juz, kalau itu benar adanya, tp agak ragu juga kecuali memang mendapatkan maunah dari Allah.

  9. makasih infonya…!

  10. ada yang punya murottal thaha al Junayd tidak….? butuh nih… enak sih suaranya… :)

  11. ass..akhii..
    q mnta sarannya y..nmku dw umur 16 msh skul..tp sambil bljr ngaji ktb kuning n mengurus pesantren..
    kgiatan q padet..ada wktu bwt menghfl..d’mlm hri dri jm 10 lewat sampai jm 3..n siang jm 2 sampai jm 3..
    Tp akhi..itu wktu istirahat q..selesai ngaji mlm..ngantuuuuk bgt..
    Pulang skul lunglai n rungsing..kdg q cmn bsa muroja’ah lgiii muroja’ah lg..wdh krg lbh 1 bln ini hfln q g nmbah2..
    Kadang klw menghfl jm siang2 otak q mentok..
    Jd..q suka curi2 wktu..klw d’skul g ada guru/smbl menunggu guru(pengajian ktb kuning)..
    kdg q kesselll klw lg m’hafal llu ada tugas mnddak..coz..hflnku jd buyar..
    Bukn so sibuk akhi..wktu luang ada,,,tp lelahnyaaaaaaaaa…alhamdulillaaah..
    Akhii..q mnta sarannya..
    Q bnr2 ingin mewujudkan keinginan org tua q..

  12. saya jadi pengen menghapal qur’an lagi setelah lama hanya ngurusin urusan yang gak puguh tapi gimana caranya?tolong beri jawaban

  13. terimakasih sudah diberi ruang untuk komentar, alhamdulillah semoga tulisan ini bisa memotivasi saya untuk lebih giat lg menuntut ilmu
    buku islami

  14. Bagaimana cara yang terbaik menghafal al quran sambil kerja jawabanya kirim lewat facebookya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: