Batam Macet !

Sebelum anda lanjutkan untuk membaca artikel ini saya sarankan anda menuju blog saya yang lain untuk membaca artikel yang sama dengan yang ini, karena blog ini hanya sesekali saja di update dan blog http://olysus.com lebih up to date sehingga anda bisa mendapatkan info lainnya di sana selain yang ini. Silakan langsung menuju ke TKP. KLIK SAJA DI SINI !

Untuk membaca artikel yang sama di http://olysus.com silakan KLIK DI SINI!

—————————————————-

Sore 8 Nopember 2007 sewaktu aku mau berangkat bekerja untuk masuk malam dari jam 19.00 WIB sampai jam 07.00 pagi, Aku terjebak dalam suatu kemacetan yang panjang di daerah Tembesi yang panjang antreannya mulai dari SPBU Tembesi hingga ke danau Simpang Dam. Padahal Aku sholat magrib dulu di masjid perumahan sebelum berangkat berkerja jadi berangkatnya sudah lambat sekitar 18.30 sore. Jadinya aku terpaksa mengeluarkan jurus zigzag untuk menerobos kemacetan dengan harapan tidak terlambat masuk kerja dan alhamdulillah usaha itu tidak sia-sia karena saya tapping IN empat menit sebelum jam kerja padahal biasanya 15 menit sebelum jam kerja sudah sampai PT.

Penyebab kemacetan ternyata adalah adanya alat berat di pinggir danau yang terhenti di situ entah karena rusak atau sebab lainnya yang tidak saya ketahui, disitu juga sudah ada mobil polisi yang stand by.

Berbicara tentang kemacetan di Batam, memang sudah menjadi makanan sehari-hari orang Batam terutama untuk wilayah atau jalan-jalan tertentu misalnya Batuaji, Simpang Dam, Seraya, dan lain-lain. Namun yang perlu kita jadikan perhatian adalah faktor-faktor yang menyebabkan kemacetan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menurut saya faktor-faktor penyebab kemacetan antara lain :

A. Faktor Alam dan prasarana jalan.

Untuk faktor ini terutama yang faktor alam maka kita tidak bisa berbuat banyak apabila faktor ini datangnya secara tiba-tiba dan tidak bisa di prediksi misal hujan lebat yang menyebabkan banjir, adanya kecelakaan, tanah longsor atau juga infrastruktur jalan yang belum memadai. Yang terakhir ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah kota Batam.

Namun dari segi ini ternyata bukan merupakan penyumbang terbesar kemacetan karena relatif faktor alam tidak datang setiap hari.

Sedangkan dari prasarana maka kita tidak bisa berbuat lebih selain menunggu pemerintah untuk menyediakan prasarana yang lebih baik.

B. Faktor perilaku pemakai jalan

Menurut saya faktor ini mempunyai kontribusi paling besar dan paling sering sebagai penyebab kemacetan harian di jalanan kota Batam, yang mana untuk mengatasinya perlu adanya kesadaran dari individu-individu pemakai jalan dan juga sekaligus ketegasan aparat pengatur lalu-lintas dalam menegakkan disiplin dan kesadaran tertib berlalu-lintas.

Paling tidak mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk tidak melakukan hal-hal yang biasanya dilakukan sebagian pemakai jalan umum di antaranya :

1. Saling mendahului dan tidak mau mengalah

Kalau kita mau berpikir jernih maka akan kita sadari bahwa hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan diri kita dan orang lain. Alasan yang sering muncul adalah ” Aku sudah hampir telat nih, jadi harus ngebut..!!” . Padahal menurut saya hal ini kurang tepat dijadikan alasan. Karena hal ini dilakukan setiap hari yang artinya memang sudah menjadi habit atau kebiasaan untuk berangkat agak siang.
Berarti yang seharusnya dilakukan adalah berangkat lebih pagi agar nggak perlu ngebut. Lagian mungkin beda antara ngebut dan nggak ngebut adalah cuman beda 5 menit untuk sampai di PT itupun kalau selamat…🙂.

2. Angkutan umum berhenti di tengah jalan.

Ini terjadi setiap hari di jalanan Batam, yaitu para pengemudi angkutan umum punya style untuk tiba-tiba banting setir lalu berhenti mendadak dalam rangka mengambil penumpang. Ketika taxi atau Metro Trans berhenti selama 30 detik saja di tengah jalan maka akan menimbulkan kemacetan paling tidak 100 meter di belakangnya apalagi kalau berhentinya lebih lama. Selain berpotensi menimbulkan kemacetan juga banting setir mendadak seperti ini sangat berbahaya bagi pengendara di belakangnya yang tidak siap untuk mengerem kendaraanya dan sangat mungkin menimbulkan kecelakaan lalu-lintas.

3. Penumpang tidak menunggu angkutan umum di halte.

Calon penumpang rata-rata menunggu angkutan umum tidak di tempat yang semestinya (halte) dan mereka menunggu di mana saja mereka suka sehingga ketika kendaraan berhenti menawarkan tumpangan otomatis kendaraan di belakangnya ikut terhenti atau terhambat. Sementara penumpang juga biasanya memilih angkutan yang mereka sukai menurut kriteria masing-masing sehingga ketika satu kendaraan di tolak tawarannya kemudian angkutan di belakangnya menawarkan lagi dan seterusnya.

Satuhal yang menarik adalah untuk membuat jalanan macet misalnya di batuaji yang setiap hari saya lewati hanya membutuhkan beberapa orang. Kalau tidak percaya coba anda berlima berdiri di pinggir jalan raya Batuaji-Muka kuning dan kalau ada angkutan yang berhenti untuk menawarkan tumpangan tolaklah mereka dengan lambaian tangan tanda menolak, anda lihat dalam setengah jam mungkin sudah lebih dari 50 kendaraan yang akan berhenti dan menawarkan tumpangan dan bisa di pastikan di ruas jalan itu akan timbul kemacetan yang panjang.

Memang tidak semua lokasi sudah ada haltenya, tetapi jika halte yang ada benar-benar difungsikan tentu sedikit banyak bisa mengurangi kemacetan karena di setiap halte pasti ada lokasi tempat berhenti angkutan yang di luar jalur utama jalan yang tentu tidak mengganggu lalu-lintas.

4. Menonton kecelakaan.

Saya prihatin dengan perilaku sebagian pemakai jalan yang ketika terjadi sebuah kecelakaan lalu lintas maka mereka berhenti dan menonton di TKP, bahkan sebagian diantaranya turun dari kendaraan untuk melihat lebih dekat dan karena banyak orang yang melakukan hal ini menjadikan terjadi kerumunan orang yang banyak dan menyebabkan kemacetan di samping itu menarik pengguna jalan yang lain untuk menonton atau melambatkan kendaraan mereka untuk memperhatikan lokasi kecelakaan.
Dalam suatu kejadian beberapa tahun yang lalu saya pernah lewat di Tembesi dan di situ terjadi kecelakaan, ratusan orang berhenti untuk menonton dan astaghfirullah mereka benar-benar hanya menonton korban yang tergeletak di parit diantara dua ruas jalan.
Korban berlumuran darah dan darah merembes dari kepalanya dan kondisinya antara sadar dan tidak sadar dan orang orang hanya menonton !!!! Sampai akhirnya di stoplah sebuah kendaraan untuk membawa korban untuk mendapat pertolongan sewaktu sudah ada polisi.

Itulah diantara hal-hal yang menurut saya paling tinggi dalam memberikan kontribusi kemacetan di Batam. Sekali lagi saya katakan butuh kesadaran dari kita sendiri dan juga ketegasan aparat dalam menegakkan disiplin di jalan raya. Toh seandainya jalanan tertib dan lancar kita juga yang diuntungkan dengan bisa tenang berkendara dan resiko kecelakaan lebih kecil.

Ayo kita mulai dari diri kita sendiri untuk memberi kontribusi dalam mengurangi kemacetan di Batam…….. (Sus) �

7 Tanggapan

  1. macet arah batu aji itu hal biasa, apalagi jam sibuk spt mau brangkat kerja,doh dulu pernah sebulan tinggal di batu aji gak kuwat dg hiruk pikuknya manusia, mending milig piayu anti mancet, tapi sayang gara2 developer gendeng :)perumahan bukit kemuning yg membangun rumah asal2an kalo ujan jadi banjir lumpur🙂
    dan siyalnya lagi makin rame ditumbuhi pasar looakan [bekas] doh urusan perut gimana mo larang yah, allo pejabat batam gimana nih🙂

  2. batuaji macet, piayu banjir lumpur lapindo..eh kemuning. Jadi solusi permanen adalah pindah ke batam center. Tepatnya di Perumahan Taman Marchelia. DIjamin gak macet dan gak banjir🙂
    Memang batam center itu keren abis…hehe

  3. Marcelia keren…? Sertifikat rumahnya gimana tuh…He33…

  4. Maksud dia Keren tapi status masih RULI gitu lho mas! Di keren-kerenkan biar nggak segera digusur. Yah Batu Aji memang macet pada jam sibuk, but I love Batu Aji he..he34X

  5. Meski banjir lumpur,.. T.Piayu tetep Keren. Lha.. kenopo? lha no choice wong rumahku disana.. ngga ada wong batu aji yang mau tukeran. Ke batam center duh..kok jauh.. mungkin kalo ada rezeki beli ruamh lagi aja di Batu aji ama batam centre.
    Bisa pindah-2 mana yang kita suka..

  6. Ya begitulah kalau ada duwit sih pengin beli yang di COASTARINA tapi yah kalau belum ada ya syukuri apa yang ada
    Alhamdulillah rumah udah lunas cuman dalam 2 tahun (cash bertahap) dan tanpa bunga lagi daripada banyak orang lain yang masih bertahun-tahun cicilannya+bunga…..
    Sekali lagi Ilove batu Aji he..35X

  7. Saya novi lulusan dri medan ingin kerja ∂ȋ̝̊̅ batam mohon info Ϟўª
    Klw Α∂a̲̅ lowongan mohon ∂ȋ̝̊̅ hub saya 082272302607
    Atau ke email saya
    Trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: