Faster Ubuntu Booting

Tutorial: Mempercepat Waktu Bootup Ubuntu Hingga 3x Lipat

Buat yang sering merasa booting Ubuntu terlalu lama (termasuk daku…)

Coba deh tutorial ini, good luck!

Aburifqi

cd linux.. dapatkan disini!icon-powered-by-ubuntu1.pngKali ini redaksi majalah-linux akan menyuguhkan trik bagaimana meningkatkan alias mempercepat waktu boot-up keluarga Ubuntu hingga tiga kali lipat (tutorial ini dapat anda praktekkan pada distro Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu, Xubuntu). Di lab majalah-linux, redaksi menggunakan komputer kelas medium sebagai bahan praktek, dengan spesifikasi :

  • prosesor: Intel Pentium 4 1.8 GHz
  • memori 128MB (share, 8 Mb untuk VGA Onboard)
  • motherboard berchipset Intel i845.
  • Resolusi layar: 1280×1024

Dalam komputer tersebut telah diinstall salah satu keluarga Ubuntu yang disebut sebagai yang teringan dan tercepat yakni Xubuntu “Feisty Fawn” 7.04. Disebut teringan karena memang kehadirannya ditujukan untuk komputer dengan spek terbatas dengan aplikasi yang minim.

Dari hasil tes awal, waktu yang diperlukan untuk boot up dari mulai Xubuntu start hingga layar login grafis adalah 2 menit, 25 detik. Hmm.. Waktu yang tidak bisa dibilang cepat. Sangat menjengkelkan tentunya seandainya kita harus segera menyelesaikan suatu pekerjaan, namun komputer tidak mau diajak bekerja cepat 

Di keluarga Ubuntu layar saat boot up (saat ubuntu baru mulai) biasanya digantikan dengan logo startup (bootsplash) Ubuntu. Logo ini ditampilkan untuk menyembunyikan/menggantikan tampilan proses-proses yang dijalankan oleh Ubuntu saat baru mulai. Untuk menghilangkan tampilan logo tersebut redaksi lakukan perubahan pada file : /boot/grub/menu.lst

caranya? Jalankan pada console

1
$ sudo nano /boot/grub/menu.lst

Cari dan HAPUS parameter SPLASH pada bagian ini:

1

2

3
title           Ubuntu, kernel 2.6.20-15-generickernel         /boot/vmlinuz-2.6.20-15-generic root=UUID=0723f708-8994-4539-ae0b-3827e86d7991 ro quiet splash

Sehingga menjadi:

1

2

3
title           Ubuntu, kernel 2.6.20-15-generickernel          /boot/vmlinuz-2.6.20-15-generic root=UUID=0723f708-8994-4539-ae0b-3827e86d7991 ro quiet

Restart komputer Anda dan lihat perubahannya. Seharusnya kini logo Ubuntu sudah hilang dan digantikan dengan teks berisi keterangan proses yang dijalankan.

Dari literatur di ketahui bahwa Linux menerapkan 3 cara berbeda untuk menjalankan services, diantaranya melalui konfigurasi di /etc/services, inetd, dan xinetd. Adapun yang dibahas dalam artikel ini adalah eksekusi service yang mengandalkan metoda yang kedua, yakni dengan inetd. Teknik ini sebenarnya hanyalah penerapan symbolic links dari script-script yang terdapat pada direktori /etc/init.d. Dalam direktori tersebut tersimpan script-script yang akan mengoperasikan layanan service di linux. Sementara itu symbolic links (bisa di asumsikan seperti sebuah shortcut di Windows) masing-masing disimpan pada direktori /etc/rcX.d/ (run command directory), dimana X adalah nomor dari runlevelnya. Perlu diketahui distribusi Linux umumnya menggunakan sistem SysV-style untuk pembagian runlevel. Debian sebagai ibu dari Ubuntu adalah salah satu distro yang menggunakan sistem ini. Pada sistem SysV diterapkan 8 macam run level yakni mulai dari 0-6 dan runlevel S (startup script). Runlevel 1 adalah level saat komputer linux mulai booting (single user), dan level 6 adalah saat komputer reboot. Sementara runlevel 5 adalah saat Anda berada di modus GUI / Xwindows. Perlu diketahui bahwa SysV-style (salah satu cirinya adalah mengandalkan file /etc/inittab) di Ubuntu kini telah digantikan dengan metode Upstart sejak versi Ubuntu 6.10 “Edgy Eft”. Meski tidak lagi menggunakan metode SysV-style namun sistem Upstart ini tetap kompatibel dengan metode SysV-style. Untuk macam runlevel di Ubuntu dengan metode upstart ini bisa Anda lihat di direktori /etc/event.d/

ls-etc-rc0.jpg
Gambar 01.
Isi direktori /etc/rc0.d di Xubuntu

Sekarang mari kita lihat isi dari /etc/rc0.d/ (lihat Gambar 01). Disitu Anda bisa temukan file – file symbolic link seperti K01gdm, K01usplash, S30urandom, S90halt, dll. Yang ada dalam direktori ini adalah script yang akan dijalankan pada saat run level 0, alias saat komputer dimatikan (shutdown). Mari kita cek sistem penamaan symbolic link tersebut. Awalan K merupakan singkatan dari Kill, dan S singkatan dari Start. Artinya K, adalah service yang dimatikan dan S, script yang dijalankan. Sementara itu 2 digit dibelakangnya adalah urutan prioritas. Misal S20sendsigs dan S90halt, maka yang dijalankan terlebih dahulu adalah yang S20sendsigs. Sementara nama dibelakang angka adalah nama script asli terletak di /etc/init.d yang akan dieksekusi.

Dalam artikel ini yang akan kita optimalkan adalah service – service tersebut. Service yang tidak / kurang diperlukan kita hapus. Di Xubuntu service-service mana saja yang dijalankan dapat di cek melalui aplikasi GUI pada menu:
Applications > System > Services

service-gui.jpg
Gambar 02.
Daftar service yang dijalankan dilihat dari aplikasi Services Settings pada (X)Ubuntu. Settingan diatas adalah yang dipakai pada komputer yang di uji pada artikel ini.

Untuk men-stop service yang tidak diinginkan Anda tinggal menghilangkan tanda check pada masing-masing service. Hanya saja tampaknya di Ubuntu mematikan service via GUI ini tidak sepenuhnya mematikan service tersebut total. Contoh, redaksi telah mematikan service “Multicast DNS service discovery (avahi-daemon)” melalui “Services Settings”. Setelah di reboot ulang dan dicek melalui aplikasi GUI di Application > System > Services memang tampak service tersebut sudah tidak aktif (Lihat Gambar 03) .

avahimatitapikok.jpg
Gambar 03.
Service avahi-daemon tampak sudah “mati”

Namun bila diteliti lebih lanjut dengan memeriksa isi direktori /var/run maka diketahui kalau service tersebut masih aktif. (Lihat Gambar 04)

avahimasihjalandiconsole.jpg
Gambar 04.
service avahi-daemon masih jalan

foto kaos keren apache!

Lalu bagaimana untuk benar-benar mematikan service tersebut? Nah disinilah kita akan mengutak – atik isi direktory /etc/rcX.d/. Untuk mematikan suatu service kita cukup menghapus symbolic linknya. Karena kita akan mengoptimalkan waktu booting maka yang dihapus adalah symbolic link yang berawalan S (start). Namun menghapus satu – satu tentu bukan cara yang praktis, karena terkadang sebuah service bisa dijalankan pada beberapa runlevel. Untuk hal tersebut telah disediakan tools bawaan dari Debian yakni update-rc.d.

Adapun perintah untuk menghapus sebuah service adalah:

1
$ sudo update-rc.d -f nama_script_service remove

contoh:

1
$ sudo update-rc.d -f checkfs.sh remove

Untuk nama script service silahkan lihat namanya di direktori /etc/init.d/

Perintah tersebut akan benar-benar menghapus service di /etc/rcX.d yang menjalankan script yang dimaksud.

Apabila kita tidak benar-benar ingin menghapus dan hanya ingin mengecek symbolic links mana saja yang nantinya akan dihapus tambahkan perintah diatas dengan opsi -n (= not really)

1
$ sudo update-rc.d -n -f nama_script_service remove

Lalu bagaimana cara mengembalikan service-service yang telah terhapus tersebut?

Anda bisa lakukan dengan dua cara. Cara pertama dan yang termudah adalah sebelum Anda melakukan tutorial ini lakukan backup seluruh isi dari folder – folder /etc/rcX.d/. Jadi apabila sewaktu waktu ingin mengembalikan ke kondisi semula Anda tinggal menimpa file yang telah diubah dengan hasil backup-an Anda tadi.

Cara kedua adalah dengan cara manual. Yakni dengan menggunakan perintah update-rc.d juga.
Adapun perintahnya adalah:

1
$ sudo update-rc.d nama_script_service start prioritas runlevel . stop prioritas runlevel .

(perhatikan tanda “.” , jangan lupa untuk selalu menyertakannya!)

Contoh:

1
$ sudo update-rc.d linux-restricted-modules-common start 20 0 6 S . stop 80 1 2 3 4 5 .

Artinya:
Buat symbolic links untuk menjalankan service linux-restricted-modules-common, dijalankan (start) dengan urutan prioritas ke 20, pada run level 0, 6 dan S. Dan matikan / jangan jalankan dengan urutan prioritas ke 80 pada run level 1,2,3,4 dan 5. Untuk mengetahui urutan prioritas dan pada runlevel mana saja dijalankan suatu service, Anda bisa mencatat sebelum melakukan penghapusan terhadapnya dengan tambahan opsi -n.

1
$ sudo update-rc.d -n -f nama_script_service remove

Maka akan diinformasikan symbolic link mana saja yang nantinya akan dihapus. Anda catat saja nama – namanya. Misal:

1

2

3

4

5

6

7

8
budi@budi-desktop:/etc/init.d$ sudo update-rc.d -n -f powernowd remove

Password:

Removing any system startup links for /etc/init.d/powernowd ...

/etc/rc1.d/K20powernowd

/etc/rc2.d/S20powernowd

/etc/rc3.d/S20powernowd

/etc/rc4.d/S20powernowd

/etc/rc5.d/S20powernowd

Berarti yang perlu Anda catat: nama script powernowd, di start dengan prioritas 20 pada run level 2,3,4, dan 5. Dan di stop dengan prioritas 20 pada run level 1.

Perintah untuk membuat scriptnya menjadi:

1
$ sudo update-rc.d powernowd start 20 2 3 4 5 . stop 20 1 .

sebelum menjalankan perintah diatas bila Anda ingin mengecek kebenarannya dulu dan blum ingin benar-benar membuat symbolic links nya Anda bisa tambahkan opsi -n (=not really) menjadi:

1
$ sudo update-rc.d -n powernowd start 20 2 3 4 5 . stop 20 1 .

OK, sekarang service – service mana saja yang harus dihapus agar performa Ubuntu meningkat?
Berikut adalah service – service yang redaksi coba hapus dan mampu meningkatkan waktu bootup hinggal 3 kali lipat: (Sebelumnya silahkan Anda perhatikan juga Gambar 02.)

powernowd & powernowd.early
Service ini dijalankan untuk menghemat umur batere pada laptop, karena dapat mengurangi kinerja prosesor saat tidak digunakan sehingga mampu menghemat konsumsi listrik. Berhubung komputer yang redaksi tes adalah komputer desktop biasa maka service ini dimatikan.

1

2

3

4

5

6

7

8
budi@budi-desktop:/etc/init.d$ sudo update-rc.d -f powernowd remove

Password:

Removing any system startup links for /etc/init.d/powernowd ...

/etc/rc1.d/K20powernowd

/etc/rc2.d/S20powernowd

/etc/rc3.d/S20powernowd

/etc/rc4.d/S20powernowd

/etc/rc5.d/S20powernowd

1
$ sudo update-rc.d -f powernowd.early remove

checkfs.sh
Service ini dijalankan untuk memeriksa integritas filesystem. Mungkin bisa diibaratkan seperti menjalankan Scandisk pada komputer Windows. Mematikan service ini dapat sangat mengurangi waktu bootup. Apabila Anda lebih mengutamakan kecepatan ketimbang integritas matikan saja service ini.

1
$ sudo update-rc.d -f checkfs.sh remove

nvidia-kernel
Komputer yang redaksi uji tidak menggunakan vga-card dengan chipset nvidia. maka redaksi matikan service ini.

1
$ sudo update-rc.d -f nvidia-kernel remove

apport
Service ini dijalankan untuk membuat log report bila terjadi crash pada aplikasi.

1
$ sudo update-rc.d -f apport remove

hplip
Service ini perlu dijalankan apabila Anda menggunakan printer HP. Bila tidak sebaiknya matikan saja.

1
$ sudo update-rc.d -f hplip remove

avahi-daemon
Service ini berguna untuk mendeteksi otomatis layanan yang tersedia pada sebuah jaringan nirkabel (wireless/hotspot). Bila menggunakan jaringan kabel LAN biasa dan tidak menggunakan hotspot/wireless sebaiknya matikan saja.

1
$ sudo update-rc.d -f avahi-daemon remove

xserver-xorg-input-wacom
Service ini dijalankan apabila Anda menggunakan perangkat input Wacom. Bila tidak hapus saja.

1
$ sudo update-rc.d -f xserver-xorg-input-wacom remove

linux-restricted-modules-common
Service ini diperlukan apabila Linux Anda menggunakan driver linux restricted module. Bagaimana cara memeriksanya? Mudah. Pada desktop Xubuntu jalankan dari menu Application > System > Restricted Drivers Manager. (Lihat Gambar 05).

tips-percepat-ubuntu2.jpg
Gambar 05.
Aplikasi Restricted Drivers Manager

Apabila muncul pesan “Your hardware does not need any restricted drivers.” (lihat Gambar 06.) maka Anda aman untuk mematikan service ini.

tips-percepat-ubuntu.jpg
Gambar 06.
Pesan yang muncul saat menjalankan aplikasi pada Gambar 05.

1
$ sudo update-rc.d -f linux-restricted-modules-common remove

OK, kini saatnya reboot ulang komputer yang dites. Dan hasilnya sungguh mengejutkan. Dari total waktu bootup yang sebelumnya diperlukan waktu 2 menit 25 detik (145 detik) kini hanya perlu waktu 40 detik hingga layar login.

Berapa kali lipatkah itu?

145 / 40 = 3.625 kali lipat lebih cepat

Lihat video hasil tutorial ini disini:
http://layartancap.com/video/Faster-Xubuntu-boot-up/6696/

Bagaimana hasilnya di komputer Anda? Redaksi tunggu kabarnya!

(majalah-linux)

==============================================================

sumber : http://majalah-linux.baliwae.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: