Hah, Syukas Jadi Dua??

Saya mempunyai seorang kawan sebut namanya Syukas, kami kebetulan belajar dalam satu kelas. Dia orangnya ramah, supel dan seorang taajir (pedagang), dia sekolah hanya sampai kelas 2 STM kemudian keluar dengan alasan pribadi yang saya sendiri salut dengan alasan tersebut (tapi maaf alasannya rahasia ya..). Walaupun belum lulus sekolah tapi semangat untuk berdagangnya tinggi dan saya perhatikan dia akhirnya mampu menafkahi setidaknya dirinya sendiri, maklum dia belum berkeluarga dan umurnya baru sembilan belas tahun sebagaimana di hiutng dari tanggal lahir yang tertera dalam KTP yang diperlihatkannya kepada saya
Saya sendiri tadinya nggak percaya karena wajahnya sudah wajah dewasa paling tidak dulu dugaan saya dia hanya 2 tahun dibawah saya. Dia berdagang roti, kue, peyek dan juga buku, pakaian, parfum dan lain sebagainya.

Itulah sekedar mukadimah pengenalan tokoh. Tapi yang mau saya tulis di sini adalah poengalaman saya tadi siang sewaktu shalat jum’at di Masjid Sabiilun Naajah MKGR, Batu Aji. Seperti biasa setelah shalat jum’a ada beberapa jamaah yang berdagang di pelataran masjid dengan dagangan yang umumnya buku, pakaian, parfum, madu dan semacamnya. salah satu pedagangnya adalah Syukas. Sewaktu selesai shalat Jum’at saya mengambil motor untuk pergi sebentar ke APOTIK membeli obat untuk seorang Ikhwah yang sakit. Waktu itu pas ketemu Syukas dan saya salaman sama dia, ngobrol sebentar lalu berlalu. Setelah saya membelokkan motor dan menuju keluar komplek masjid saya kaget setengah hidup karena ketemu lagi sama Syukas dan dia pun tersenyum kepada saya dan saya balas senyum balik. Tapi saya pikir mungkin syukas bergesa ada perlu keluar komplek ketika saya lagi mengeluarkan motor dari parkiran yang masih cukup berjubel dengan motor lain, tapi kok bisa secepat itu. Ah ngapain saya pikirin, sambil terus memacu motor.

Sekembali dari apotik saya kesitu lagi, pas sampai di tempat tadi saya sempat melongo di tempat orang berdagang, ternyata Syukas telah berubah jadi dua !!! Saya sempat memandang beberapa lama dua orang itu secara bergantian karena kebetulan duduknya agak berjauhan untuk memastikan apakah saya lagi berhalusinasi. Ternyata tidak setelah saya dekati ternyata yang satu nggak kenal sama saya tapi orangnya ramah juga dan suka tersenyum. Selidik punya selidik ternyata mereka kembar. Ooooooo…….ow. Padahal selama ini saya nggak tahu kalau si Syukas ini punya saudara kembar, apalagi persis, plek, wolak-walik. Baik wajah, perawakan, sifat, senyum dan penampilan. Setelah akhirnya saya juga berkenalan dengan kembaran Syukas dan saya ngobrol dengan teman yang lain sebentar lalu kembali ke Syukas lagi saya masih nggak bisa mbedain mana Sukas temen saya dan mana kembarannya yang ternyata bernama Syukur.

Setelah saya bertanya akhirnya di kasih kunci cara membedakan keduanya yaitu meskipun keduanya sama ramah, humoris, suka senyum, tapi yang satu lebih sedikit periang daripada saudaranya. Jadi untuk membedakan harus pas keduanya lagi ngobrol atau berinteraksi dengan kawannya barulah bisa dibedakan. Ternyata nggak cuma saya yang terkecoh oleh keduanya, banyak kawan yang belum tahu juga terkecoh oleh duo ini bahkan ustadz pun ada yang sempat terkecoh saat pengajian oleh duo ini dan sempat melongo sebentar (afwan ya ustadz he..he). Yah inilah pengalaman pertamaku punya kawan dewasa yang kembar identik.

Wah kayaknya pas nikah nanti istri-istrinya bisa bingung kali yah, bisa berabe he..he kayak pelm jaman dulu aja.

Kalau ada pengalaman lain tentang si kembar bisa di share di sini………………..

Satu Tanggapan

  1. Saya belum lama tahu mereka itu kembar.
    Kalo lagi di kelas siih aku yakin, kalo temen kita itu Syukas, sebab saudaranya Syukur ngga ikut LBAIS,.. Nah yang jadi masalah itu kalo lagi daurah atau lagi pengajian.

    harus mengamat- amati lebih teliti.
    Kalo syukas..begitu ketemu,senyum salam..langusng nggeplek.. kaifal Hal.., nek Syukur..karena bleum kenal kita, mungkin ngga seakrab banget.

    Trus tandanya cuman “TAHI ALLAT yang di leher.
    Cuman hanya bisa dilihat dari jarak deket aja. Mungkin lain kali kita Request untun mbesarin tahi lalatnya biar KELIHATAN hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: